Sosialisasi Peraturan Bupati dan Launching SIBANGKOP (Sistem Pengembangan Kompetensi)

By Fadli 08 Jul 2019, 18:54:43 WIB

Sosialisasi Peraturan Bupati dan Launching SIBANGKOP (Sistem Pengembangan Kompetensi)

Banggai Laut, Sosialisasi yang diadakan oleh Kepala BKPSDMD yaitu Bapak Muhammad Basri S. Ali, S.Ag., SH pada hari Rabu (03/07/2019) bertempat di ruang rapat kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Laut guna memenuhi syarat seorang aparatur sipil negara dalam mengikuti diklat perjenjangan. Sosialisasi tersebut dihadiri oleh pj.Sekretariat Daerah, Bapak Dr. Idhamsyah, SH., M.Si, para staf ahli, asisten, kepala OPD serta para staf.

Pada sambutan Bupati Banggai Laut yang diwakili oleh pj. Sekretariat Daerah, disampaikan “Kita berharap kepada Kepala BKPSDMD dari hasil proyek perubahan ini merupakan konsep out of the box, pemikiran diluar konteks yang sebenarnya. Seorang aparatur sipil negara diharapkan bisa memberikan inovasi bukan sekedar tupoksinya. Proyek perubahan ini sangat membantu daerah disamping itu juga membantu personality daripada performa itu sendiri, untuk mengembangkan kualitas tugas yang dia emban” ucapnya.

Kepala BKPSDMD menjelaskan bahwa launching aplikasi ini sebagai salah satu persyaratan dalam mengikuti diklat PIM 2, inovasi ini tentang sistem pengembangan kompetensi aparatur sipil negara. “Kami mengambil langkah bagaimana memetakan sumber daya aparatur sipil negara sebanyak 1725 orang. Sebagai Kepala BKPSDMD belum mengetahui sejauh mana kompetensi daripada ASN yang ada dalam hal penempatan jabatan sesuai dengan keberadaan ASN itu sendiri, oleh karena itu perlu dilakukan inovasi dalam bentuk aplikasi. Aplikasi ini yang menjawab sejauh mana kompetensi ASN itu dengan jabatan yang dimiliki. Untuk contoh kasus, bisa saja sarjana sosial tapi ditempatkan dibagian keuangan, apakah sudah memenuhi syarat untuk itu? Nanti akan dijawab dengan profil yang bersangkutan karena bisa jadi, SOS tapi sudah mengikuti diklat-diklat keuangan. Parameter ini yang akan dimasukkan diaplikasi, apakah sudah sesuai dengan jabatan yang dimiliki, ketika dimasukkan dalam aplikasi maka munculah hasilnya, misal dari sekitar 400 orang dipetakan berapa yang sudah sesuai dengan jabatan yang diiliki, dan yang belum sesuai inilah yang akan kita kembangkan kompetensi melalui pendidikan formal, pendidikan tugas badan atau pendidikan informal seperti dimtek diklat. Inilah maksud dan tujuan dari aplikasi ini, dipetakan dulu, disekolahkan kemudian ditingkatkan kemampuannya” jelas Bapak Muhammad Basri S. Ali, S.Ag., SH.

“Nantinya setiap OPD mempunyai operator, dan admin yang ada di BKPSDMD. Operator berguna untuk menginput data ASN di OPD masing-masing kemudian melaporkan ke admin. Admin itulah yang mengelola tentang sejauh mana kemampuan dari asn itu sendiri dari data-data yang masuk”. Lanjutnya. (Humas & Protokol Kab. Banggai Laut)

View all comments

Write a comment

Input Kode :