PGRI Dorong Tenaga Pendidik Akrabi Teknologi

By Administrator 27 Nov 2017, 07:01:56 WIB

PGRI Dorong Tenaga Pendidik  Akrabi Teknologi

Banggai Laut, Seluruh Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mulai dari pengurus besa hingga ranting diharapkan bekerja keras mengawal perjuangan dan aspirasi para tenaga pendidik dalam mewujudkan profesionalisme, kesejahteraan, dan perlindungan dengan santun, elegan, dan bermartabat.

Hal itu dilakukan tanpa membedakan status guru negeri, swasta, guru di bawah Kementerian Agama, maupun Kemendikbud. Guru tetap maupun tidak tetap.

“Jadiakn PGRI sebagai rumah yang nyaman bagi semua anggotanya. PGRI akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dan pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan dan menyelesaikan berbagai persoalan dengan arif dan bijaksana,” ucap Bupati Wenny Bukamo membacakan sambutan Ketua PGRI Unifah Rosyidi pada peringatan HUT PGRI ke-72 di Desa Mansalean, Kecamatan Labobo, Sabtu (25/11).

Momen setahun sekali itu,  dihadiri seluruh pengurus pgri tingkat kabupaten dan kecamatan. tema hut pgri tahun 2017 yakni: membangkitkan kesadaran kolektif guru dalam meningkatkan disiplin dan etos kerja untuk penguatan pendidikan karakter.

Lanjut Bupati Wenny, memasuki era digital, PGRI sebagai organisasi profesi harus siap melakukan transformasi perubahan sebagai kekuatan moral intelektual yang terus menerus mengajak dan mendorong seluruh anggota dan pengurusnya untuk belajar mengakrabi teknologi dan beragamnya sumber belajar sebagai pusat pengembangan diri dan pengembangan pengetahuan serta keterampilan anak didik. “Perubahan mindset menjadi foKus perubahan ke dalam PGRI agar guru menjadi sosok inspiratif yang dirindukan kehadirannya oleh anak didik,” terangnya.

Selain memberikan dorongan di internal organisasi,  Ketua PGRI melalui Bupati Wenny juga mengajak agar para guru mengedapankan sikap teladan, bijak penuh welas asih, memiliki disiplin diri yang kuat, mengedepankan kata-kata yang positif, tidak segan memberikan apresiasi kepada siswa apapun hasil karyanya.

"menyatukan keberagaman dalam persatuan, senantiasa ingin memberi dan tidak menyerah dengan beragam tantangan yang dihadapi itulah yang menjadi cerminan sikap sejati pendidik," katanya.

Sikap demikian, kata Bupati Wenny, niscaya memiliki kekuatan maha dahsyat yang mampu menggetarkan jiwa anak didik untuk bangkit dan akhirnya tumbuh menjadi kekuatan luar biasa yang akan menentukan masa depan bangsa. "Inilah wujud pendidikan karakter, yang memahat hati dan jiwa anak didik untuk tumbuh menjadi pribadi yang matang dan kuat," katanya. 

menurut dia,  perubahan mindset guru menjadi perhatian serius pgri  untuk menjadikan guru sebagai motor penggerak perubahan menuju bangsa yang maju dan berkepribadian Indonesia. "di sisi lain, saya juga mengharapkan adanya perubahan mindset pengelola pendidikan di berbagai tingkatan dalam memperbaiki tata kelola pendidikan utamanya tata kelola guru," terangnya.  (*)

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. obat penyempitan saraf 28 Nov 2017, 11:41:05 WIB

    pengobatan kaki gajah secara tradisional > http://goo.gl/jVoZh4 ramuan untuk atasi penyempitan tulang belakang > http://goo.gl/uS5nwh

View all comments

Write a comment

Input Kode :

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir