Pemda Gelar Rapat Bahas Pembebasan Lahan Bandara

By Administrator 13 Nov 2017, 19:38:59 WIB

Pemda Gelar Rapat Bahas Pembebasan Lahan Bandara

Banggai Laut, Pemerintah Kabupaten Banggai Laut kembali menggelar pertemuan, Senin (13/11), untuk membahas pembebasan lahan bandar udara (bandara) di Desa Kendek, Kecamatan Banggai Utara.

Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tuty Hamid, Ketua DPRD Richard Manuas, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah daerah, Kejaksaaan Negeri Banggai Laut, dan pemerintah Desa Kendek.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo, menuturkan, sosialisasi terkait pembebasan lahan sangat penting dilaksanakan. ”Di Indonesia masalah pembebasan lahan menimbulkan resistensi meski pun itu dalam jumlah yang kecil,” kata Bupati Wenny.

Bupati Wenny mengajak semua pihak untuk mensukseskan pembangungan bandara untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi ke depan. “Kita lihat kepentingan-kepentingan yang akan dating,” jelasnya.

Bupati menyontohkan, di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, ketika bandara dibangun, sektor pariwisata dan perekonomian tumbuh. “Wakatobi itu hamper sama dengan kita di Banggai Laut,” ujarnya.

Saat ini, kata Bupati Wenny, pembebasan lahan untuk bandara telah memasuki tahap akhir. Jika sudah tuntas, pemerintah daerah akan membawa sejumlah dokumen ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. “Setelah itu penetapan lokasi,” terangnya.

Jika pembebasan lahan bisa tuntas Desember 2017, groundbreaking infrastruktur baru akan dimulai tahun 2019. Sebab, menyesuaikan dengan siklus pendanaan pada APBN. “Sehingga ada jeda satu tahun,” jelasnya.

Melihat hal itu, Bupati Wenny langsung berinisiatif menghadap pada Gubernur Longki Djanggola. Orang nomor satu di Provinsi Sulteng itu, menyambut baik kedatangan Bupati Wenny. “Gubernur bilang akan memasukkan anggaran land clearing biar hanya Rp 500 juta pada APBD Provinsi Sulteng,“ katanya.

Bupati Wenny meminta kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai Laut Aswin Musa untuk melihat master plan bandara untuk menentukan pembangunan akses jalan menuju bandara tahun 2018 mendatang. “Akses ke sana kita mulai bangun supaya 2018 tidak stag,” jelasnya.

Jika berlangsung lancar, kata Bupati Wenny, tahun 2020 atau 2021, sudah mulai test landing. “Ini sudah menjadi tugas saya karena amanah dari masyarakat,” tuturnya. (*)

View all comments

Write a comment

Input Kode :

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir